Cara Menggunakan Rumus Standar Deviasi di Excel Tanpa Ribet

Tak hanya dapat dijadikan sebagai software untuk membuat tabel dan input data, Microsoft excel juga bisa digunakan untuk membuat kebutuhan statistika sederhana tanpa harus menggunakan tambahan dengan memanfaatkan rumus standar deviasi di excel.

Bagi Anda yang belum pernah tahu cara penggunaan rumus standar deviasi di excel seperti apa, Anda bisa simak dan cek informasi lengkap di bawah ini terkait cara penggunaannya!

Baca juga: Cara Mengunci Rumus Excel Agar Tetap Tidak Berubah 100% Berhasil

Cara Menggunakan Rumus Standar Deviasi di Excel

Menggunakan Rumus Standar Deviasi di Excel

rumus standar deviasi di excel

Untuk menggunakan rumus standar deviasi di excel, langkah – langkahnya yang perlu dipahami dan diperhatikan sebagai berikut :

  • Pertama, Anda siapkan set data yang nantinya standa deviasinya akan Anda hitung
  • Di bagian kolom kosong yang Anda ingin tampilkan nilai standar deviasinya, ketik rumus : =STDEV.S(rentang data) atau =STDEV.P(rentang data)
  • Tekan enter agar nilainya muncul

Cukup mudah bukan rumusnya?

Baca juga: Rumus Ranking di Excel untuk Menentukan Ranking Siswa di Kelas Secara Cepat

Mengenal Rentang Data

Rentang data merupakan suatu sel atau kolom yang terdapat pada software pengolah angka Microsoft Excel yang di dalamnya mengandung berbagai macam data penunjang. Data tersebut jika Anda ingin hitung memiliki nilai simpangan baku sebagai contoh :

Suatu data terletak di kolom A3 sampai A50. Data tersebut merupakan sampel populasi dari siswa dan juga siswi yang sudah pernah dilakukan riset sebelumnya.

Maka ditemukan rumus fungsi sebagai berikut :

=STDEV.S(A3:A50)

Tinggal menyesuaikan saja untuk data lainnya. Dalam perhitungan ini Anda perlu memperhatikan terkait letak dari data yang Anda ingin hitung. Karena jika sampai Anda salah dalam penempatan terkait sel, maka nanti hasilnya akan berubah juga.

Setelah rentang data sudah Anda mengerti dan pahami, selanjutnya waktunya Anda untuk mengetahui terkait perbedaan dari rumus STDEV.P dan juga STDEV.S yang ada kaitannya dengan cara menghitung standar deviasi pada Microsoft excel.

Akan tetapi meski mirip rumusnya, cara penggunaan dan kegunaan antara STDEV.P dan STDEV.S tidaklah sama. Masih bingung apa perbedaan keduanya?

Baca juga: Cara Membuka Excel yang Tidak Bisa Diedit 100% Berhasil

Perbedaan STDEV.P dan STDEV.S

STDEV.P merupakan rumus standar deviasi pada excel yang dipakai untuk menghitung jika data yang Anda ingin miliki berupa total populasi. STDEV.S merupakan rumus yang dipakai ketika data yang Anda miliki berupa sampel populasi.

Kedua rumus tersebut tidak berfungsi untuk menghitung data yang berupa logical values atau teks. Rumus tersebut hanya bisa bekerja pada data – data yang berupa angka saja akan tetapi masih ada rumus yang bisa dipakai jika data yang dimiliki berupa teks atau logical values.

Rumus yang bisa dipakai jika data yang dimiliki berupa teks atau logical values adalah rumus STDEVA atau STDEVPA. Rumus ini memang sangat perlu dipahami baik yang berkaitan dengan rumus untuk angka atau untuk kata karena banyak pekerjaan dewasa ini yang memanfaatkan laptop dan khususnya Microsoft excel untuk membantu pekerjaan.

Hal tersebut karena berkaitan dengan efisiensi. Dibandingkan manual, efisiensi menggunakan Microsoft excel bisa didapatkan sehingga pekerjaan apapun dengan bantuan software ini tidak perlu repot dan hasil yang ditampilkan pun sangat akurat.

Dalam penggunaannya, jika salah satu data sudah muncul maka mencari data yang lain akan mudah dengan cara menarik bagian pojok kanan dari salah sau sel maka semua sel akan memunculkan jawabannya.

Itulah beberapa aspek terkait penggunaan rumus standar deviasi di excel yang bisa dipahami. Dengan rumus di atas penggunaan excel untuk keperluan statistika menjadi jauh lebih mudah.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *